, , ,

Preparedness of Primary Health Care Systems for Equity – The 20th Postgraduate Forum of Health Systems and Policies

Prof. Apichai Wattanapisit menyampaikan materi berjudul “Preparedness of Primary Health Care Systems for Equity” pada The 20th Postgraduate Forum of Health Systems and Policies – International Hybrid Conference.

Prof. Apichai Wattanapisit membahas pentingnya Primary Health Care (PHC) sebagai fondasi utama dalam mewujudkan health equity. Beliau menjelaskan bahwa sistem kesehatan tidak cukup hanya memberikan pelayanan kesehatan yang sama kepada semua orang (equality), tetapi harus mampu memberikan pelayanan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu (equity). Mengacu pada definisi WHO, health equity adalah tidak adanya perbedaan kesehatan yang tidak adil, dapat dihindari (avoidable), maupun dapat diperbaiki (remediable) antar kelompok masyarakat. Dalam pemaparannya, Prof. Apichai menekankan bahwa pelayanan kesehatan primer merupakan titik kontak pertama masyarakat dengan sistem kesehatan sehingga memiliki peran penting dalam pencegahan penyakit, promosi kesehatan, deteksi dini, serta pemberdayaan masyarakat. Berbagai studi, termasuk dari OECD, menunjukkan bahwa negara dengan sistem primary health care yang kuat memiliki luaran kesehatan yang lebih baik, biaya kesehatan yang lebih efisien, serta sistem kesehatan yang lebih tangguh dalam menghadapi berbagai krisis kesehatan. Selain itu, beliau menjelaskan bahwa penguatan PHC harus dilakukan melalui tiga komponen utama menurut WHO, yaitu empowered people and communities, integrated health services, serta multisectoral policy and action. Ketiga komponen tersebut mendukung pencapaian Sustainable Development Goal (SDG) 3: Good Health and Well-being, dengan menjadikan equity sebagai tujuan sekaligus prinsip utama dalam setiap kebijakan kesehatan yang harus disesuaikan dengan konteks lokal masing-masing negara dan masyarakat.

Poin Penting dari Materi

  1. Memahami Perbedaan Equality, Equity, dan Justice

    Equality berarti setiap orang memperoleh sumber daya yang sama, sedangkan equity memberikan dukungan sesuai kebutuhan masing-masing agar semua orang memiliki kesempatan yang setara untuk mencapai derajat kesehatan terbaik. Bahkan, konsep justice menekankan perlunya menghilangkan hambatan struktural yang menyebabkan ketimpangan kesehatan.

  2. Primary Health Care Merupakan Fondasi Sistem Kesehatan

    PHC berfokus pada kebutuhan masyarakat sedini mungkin melalui promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif. Pendekatan ini lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan pelayanan rumah sakit atau pelayanan tersier.

  3. Health Equity Tidak Hanya Berkaitan dengan Pelayanan Kesehatan

    Ketimpangan kesehatan dipengaruhi oleh berbagai social determinants of health, seperti pendidikan, ekonomi, pekerjaan, lingkungan tempat tinggal, keamanan, dan perlindungan finansial. Oleh karena itu, peningkatan health equity membutuhkan kolaborasi lintas sektor, tidak hanya sektor kesehatan.

  4. Tiga Pilar Primary Health Care Menurut WHO

    Penguatan PHC dilakukan melalui tiga komponen utama, yaitu:

    • Empowered people and communities, yaitu memberdayakan masyarakat agar mampu menjaga kesehatannya sendiri.
    • Integrated health services, yaitu pelayanan kesehatan yang komprehensif, berkesinambungan, dan berpusat pada masyarakat.
    • Multisectoral policy and action, yaitu kolaborasi antara sektor kesehatan dengan sektor lain seperti pendidikan, sosial, transportasi, dan lingkungan.
  5. Equity Harus Menjadi Tujuan dan Prinsip Utama

    Seluruh kebijakan kesehatan seharusnya menjadikan equity sebagai tujuan sekaligus prinsip dalam pengambilan keputusan. Namun implementasinya perlu disesuaikan dengan konteks lokal karena kebutuhan masyarakat di setiap wilayah berbeda-beda.

  6. Preparedness Dimulai Sebelum Krisis Terjadi

    Kesiapsiagaan sistem kesehatan bukan hanya untuk menghadapi pandemi atau bencana berikutnya, tetapi dibangun setiap hari melalui penguatan pelayanan kesehatan primer, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, pemberdayaan masyarakat, pembangunan kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan, serta kemitraan lintas sektor.

Pembelajaran Utama / Key Takeaways

Sesi ini menekankan bahwa kesiapsiagaan menuju health equity tidak hanya berarti siap menghadapi krisis kesehatan di masa depan, tetapi membangun sistem Primary Health Care yang kuat, tangguh, inklusif, dan berpusat pada masyarakat setiap hari. Pelayanan kesehatan primer yang efektif harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sejak dini, mengurangi kesenjangan kesehatan melalui pendekatan terhadap social determinants of health, serta melibatkan kolaborasi lintas sektor agar seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang adil untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal. Reporter: Ika Agustin
0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *